|
Written by Balikui
|
|
Thursday, 10 September 2009 16:06 |
|
Tidak ada yang mengira bahwa seorang anak yang lahir di Pisa, Tuscany pada tanggal 15 Februari 1564 akan membawa dampak besar bagi kehidupan manusia. Lelaki yang kemudian dikenal dengan nama Galileo Galilei itu ikut mendukung pernyataan Copernicus yang menyatakan bahwa Bumi bukanlah pusat tata surya. Lebih jauh, kedua tokoh ini percaya bahwa Bumi tetap bergerak secara konstan pada porosnya. Implikasi dari kesaksian kedua tokoh ini akan perputaran Bumi tidaklah mengindikasikan mengenai perubahan siang dan malam saja, namun juga banyak hal yang terjadi di dalamnya. Kenyataannya, kehidupan manusia di dunia ini tidaklah bergerak secara horizontal, vertikal, atau kurva tertentu. Ia dengan yakin bergerak memutar, dari suatu titik dan akhirnya harus melalui lagi titik tersebut. Dengan tetap berpegang pada prinsip skeptisme, implikasi dari Galileo ini ternyata memang terbukti pada semua aspek kehidupan manusia. |
|
Last Updated on Thursday, 10 September 2009 16:57 |
|
Read more...
|
|
|
Tak Hanya Orang Tua yang Bisa Bijaksana |
|
|
|
|
Written by Putu Wira Angriyasa
|
|
Thursday, 10 September 2009 15:38 |
|
Salam semangat untuk teman-teman generasi muda, generasi yang percaya akan keagungan ajaran Vedānta. Berbahagialah teman-teman karena tahu bahwa ajaran, yang lebih dikenal sebagai agama Hindu, yang teman-teman jalani ini adalah jalan yang memandang semua agama adalah benar. Tak sebaris pasukan pun yang digunakan untuk mengkhotbahkan ajaran yang memberikan kesadaran universal ini. Sehingga ajaran Vedānta tidak memiliki konsep jihad atau perang suci. |
|
Last Updated on Thursday, 10 September 2009 16:10 |
|
Read more...
|
|
Nyepi - Antara Upacara dan Introspeksi Diri |
|
|
|
|
Written by Putu Wira
|
|
Monday, 23 March 2009 08:44 |
|
Sebulan sebelum jatuhnya hari raya Nyepi, tahun saka 1931, telah banyak artikel-artikel, yang membahas masalah hari raya Nyepi, beredar di situs-situs yang bertema kehinduan. Nyepi sebagai salah satu produk budaya yang dijiwai Hindu, telah membuahkan nilai-nilai filosofis didalamnya. Nilai-nilai tersebut tidak hanya berkaitan dengan Bhuwana Agung (alam semesta) ataupun lingkungan, tetapi juga berhubungan dengan Bhuwana Alit (diri kita sendiri). |
|
Last Updated on Wednesday, 09 September 2009 11:16 |
|
Read more...
|
|
|
coming soon! kmhdui-tainment! |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Thursday, 19 March 2009 10:25 |
|
"Siapa bilang gosip itu dosa? Kami hanya membantu publikasi teman-teman kami di KMHD UI..." Karena banyak yang minta, maka akan di buka halaman khusus gosip-gosip anggota kmhd ui. Apakah admin akan berubah fungsi jadi tukang gosip? Sebuah nasib yang tak terelakkan... Kita tunggu saja... |
|
Hari Baik di Era Digital Menurut Hindu Bali |
|
|
|
|
|
|
Written by Putu Wira
|
|
Saturday, 14 March 2009 02:03 |
|
Dalam kalender Hindu Bali kita yang sering beredar, sering kita jumpai kolom khusus hari-hari baik seperti untuk memulai beternak, menamam padi, membuat atap, dll. Pernah terbaca di suatu situs di Internet yang menanyakan hal-hal yang menggugah pemikiran kritis kita, “Adakah hari baik untuk memformat harddisk, membual grup atau milis, membuat e-mail, belajar menggunakan software baru, Saat artikel ini ditulis bulan maret 2009, saya belum pernah menjumpai hari baik untuk hal-hal itu. Kendatipun sekarang ada situs yang menyediakan kalender Hindu bali dalam format digital, tetapi isi nya tidak jauh berbeda di banding dengan kalender kertas yang sering kit abaca. Contohnya ada dicantumkannya wuku dan wewaran. Apa wuku dan wewaran itu? Apa kaitannya dengan hari baik? Jika memang berkaitan, dapatkah kita gunakan pedoman itu untuk menjawab pertanyaan ‘aneh’ tadi. Tidakkah itu akan menimbulkan kesan terlalu dipaksakan apabila tetap dikaitkan? |
|
Last Updated on Saturday, 14 March 2009 11:07 |
|
Read more...
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>
|
|
Page 1 of 2 |